Skip to content
JalanSenja.com
JalanSenja.com

Lifestyle Blog

  • Home
  • Category
    • Business
    • Opini
    • Health
    • Tech
      • Review
    • Tutorial
    • Human Computer Interaction
    • Food
    • Komputerpedia
  • Rekomendasi Produk
  • About Me
    • Term of Service (ToS)
JalanSenja.com

Lifestyle Blog

Pengalaman Migrasi dari Windows ke Mac OSX

November 15, 2017January 20, 2019

Migrasi itu selalu memerlukan adaptasi. Bisa lambat ataupun pelan. Tepat 2 bulan ini saya berpindah Desktop Operating System dari Windows ke Mac OSX. Dari laptop windows ke Macbook Pro. Satu kata yang bisa mewakili migrasi OS kali ini : Menyenangkan!. Ya, Mac OSX adalah operating system yang menyenangkan. Simple, responsif, dan cantik.

Lalu bagaimana tentang adaptasi?

Bagi yang sudah lama menggunakan Linux tentunya tidak mengalami kesulitan berarti ketika berpindah ke OSX. Karena Linux dan OSX merupakan Operating System yang berbasis UNIX. Tetapi bagi yang pengguna windows yang sudah terbiasa dengan ekosistem windows tentunya akan merasa (sedikit) kesulitan untuk beradaptasi.

Dari nulai pengalaman menggunakan minimize, maximize, dan close buton yang di Windows terletak di pojok kanan berubah jadi di pojok kiri, window snapping untuk split layar yang sama sekali berbeda, sampai screenshoot yang berbeda.

Mac OS menawarkan sesuatu yang berbeda. Tentu belum tentu cocok untuk semua orang. Seperti cara menginstall aplikasi misalnya. Ketika di windows harus dihadapkan dengan banyak step untuk menginstall aplikasi, di mac anda cukup drag aplikasi dari installer ke folder Application. Menggulirkan touchpad yang berbeda arahnya dengan di windows, Apple menamakannya dengan natural scrolling. Kalau Anda sudah terbisa mengguna iOS tentu tidak akan kesulitan. Seperti menggulirkan jari di layar iPhone. Simple.

Apa yang membuat saya tertarik migrasi ke OSX?

Hal utama adalah ingin mencoba yang baru. Sudah terlalu lama sendiri memakai Windows dan ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Berbeda saja tentu tidak cukup kalau tidak lebih baik tentunya. Saya yang selama ini membuat mockup dan desain UI/UX menggunakan Adobe Photoshop saja sekarang sangat terbantu dengan adanya Sketch yang hanya tersedia di Mac. Hal lain yang membuat saya tertarik untuk migrasi ke Mac OSX adalah user interfacenya yang cantik. Berasa tiap pixel nya diatur sedemikian rupa, cantik dan memanjakan mata. Ditambah lagi panel layar macbook yang retina display.

Percayalah, adaptasi memang membutuhkan waktu. Asal lebih baik, kenapa tidak?

 

Please follow and like us:
fb-share-icon
Tweet
Pin Share
Post Views: 1,147

Related Posts:

  • green frog iphone case beside black samsung android smartphone
    Sejarah Perkembangan Android Lengkap [Update]
  • white printer paper on white table
    Memahami Komponen User Interface
  • macbook air 2017_3
    Pengalaman Menggunakan Macbook Air 2017 di Tahun 2023
  • Pascaline-calculator-human-computer-interaction
    Sejarah Interaksi Manusia dan Komputer: Dari Mesin…
  • zip drive awal di Indonesia
    Sejarah Perkembangan Penyimpanan Komputer (Storage)
  • tentang-kecerdasan-buatan
    Contoh AI dalam Kehidupan Sehari-hari
Tech

Post navigation

Previous post
Next post

Comments (2)

  1. Androbuntu says:
    February 5, 2020 at 10:54 pm

    Kebetulan saya bulan kemarin juga baru migrasi ke Mac. Yang paling terasa sih bingung sama shortcut nya Mac butuh pembiasaan lagi, hehe.

    Reply
    1. Anwar Sodik says:
      April 4, 2020 at 12:40 am

      Hehe iya mas

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


©2026 JalanSenja.com | WordPress Theme by SuperbThemes